









Ketika aku berbekal intelektualitas, aku ingin mengubah dunia dengan gagasan. Namun, ketika aku memahami makna perjuangan, aku sadar bahwa perubahan tidak lahir dari kecerdasan semata, melainkan dari kesediaan untuk terus belajar, berproses, dan menempa diri. Sebab, pengkaderan bukan sekadar melahirkan penerus, tetapi membentuk manusia yang mampu berpikir kritis, bersikap bijaksana, dan berani memperjuangkan nilai-nilai kebenaran.






