PMIIUNISMA – Kader PMII Komisariat Universitas Islam Malang kembali mencatat prestasi dalam ajang Harlah PMII ke-66 yang digelar PC PMII Kota Malang.
Dalam kegiatan bertema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” itu, kader PMII Unisma berhasil meraih penghargaan melalui lomba menulis opini dan kaderpreneur.
Prestasi tersebut diraih Muhammad Dzunnurain, Nafi Neni Zulfatun Nafia Humaira dan Danil dengan juara kaderpreneur.
Muhammad Dzunnurain meraih juara 3 lomba menulis opini. Ia mengangkat tulisan berjudul “Menyelamatkan Suhat, Menata Ulang Nalar Ekologi Kota Malang”.
Opini itu menyoroti persoalan banjir, tata ruang, drainase, dan pentingnya cara pandang ekologis dalam pembangunan Kota Malang.
Ia menilai, isu lingkungan kota tidak boleh hanya dibaca sebagai urusan teknis pembangunan saluran air. Menurutnya, banjir juga berkaitan dengan ruang resapan, pohon, sampah, dan kebijakan tata kota.
“Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak publik melihat banjir bukan sekadar persoalan drainase. Ada cara pandang ekologis yang harus dibangun agar kota tidak hanya sibuk membangun, tetapi juga serius menjaga ruang hidup warganya,” ujarnya.
Ia menyebut, menulis opini menjadi salah satu ruang kader PMII untuk menyampaikan kritik secara bertanggung jawab.
“Bagi saya, kritik mahasiswa tidak cukup hanya menggugat. Kritik harus punya dasar, data, dan tawaran solusi. Di situlah kader PMII harus hadir,” ujarnya.
Selain bidang literasi, kader PMII Unisma juga tampil dalam lomba kaderpreneur melalui karya Nafi Neni Zulfatun Nafia Humaira.
Nafi dan Denil mengusung tema Nahiera Scarf, produk hijab kreatif yang memadukan fashion muslim, teknologi QR code, dan edukasi budaya Nusantara.
Melalui konsep tersebut, hijab tidak hanya menjadi produk fesyen, tetapi juga media literasi budaya. Pengguna dapat memindai QR code untuk mengetahui sejarah dan filosofi motif yang diangkat.
Inovasi itu menunjukkan bahwa kaderpreneur tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga nilai, kreativitas, dan dampak sosial.
Capaian dua kader tersebut menjadi bukti bahwa kaderisasi PMII Unisma terus bergerak di berbagai bidang.
Melalui prestasi ini, PMII Komisariat Unisma menunjukkan bahwa kader muda dapat hadir dengan gagasan kritis, kepedulian lingkungan, serta inovasi ekonomi kreatif yang relevan dengan kebutuhan zaman.
*) Pewarta: LPK Komunis.




